Selasa, 23 April 2013

Pemilahan Sampah



ini ya, saya mau bagi- bagi hasil makalah saya buat persiapan adiwiyata mandiri :D lumayan kalau ada yang membutuhkan, dari ada njamur sebagai file tugas semata. semoga bermanfaat ^^

PEMILAHAN SAMPAH
1.                 PENGERTIAN
Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Pemilahan sampah adalah salah satu proses dalam pengolahan sampah; yaitu dengan memisahkan menjadi kelompok sampah tertentu. Kelompok sampah ini biasanya berupa sampah organik dan anorganik atau sampah basah dan sampah kering. Namun tak jarang juga di suatu tempat tertentu pemilahan sampah dapat dikelompokkan menjadi:
a.   Sampah Anorganik/kering
sampah non organik merupakan sampah hasil industri maupun hasil pengolahan bahan mineral dan minyak bumi. Sampah yang sering disebut juga dengan sampah kering ini sangat susah terurai oleh alam, sehingga kalau sampai jumlah sampah tersebut menumpuk dalam tanah maka akan mengakibatkan pencemaran tanah dan lingkungan
Contoh : logam, besi, kaleng, plastik, karet, botol, dll yang tidak dapat mengalami pembususkan secara alami.
b.   Sampah organik/basah
Sampah organik atau sering disebut sampah basah merupakan sampah yang dapat terurai secara alami, artinya bahan sampah tersebut dapat membusuk tanpa harus di daur ulang. Sampah organik dihasilkan dari kegiatan rumah tangga seperti proses memasak, pertanian, kotoran hewan, dan sebagainya. Sampah organik ini lebih ramah terhadap lingkungan karena secara alami akan terurasi oleh bakteri
Contoh : Sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, rempah-rempah atau sisa buah dll yang dapat mengalami pembusukan secara alami.
c.    Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Sampah B3 yaitu sampah yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia.Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan, tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. contoh : Baterei, botol racun nyamuk, jarum suntik bekas dll... Bahan-bahan teesebut termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik berikut:
-         mudah meledak,
-         mudah terbakar,
-         bersifat reaktif,
-         beracun,
-         menyebabkan infeksi,
-         bersifat korosif,
-         dll.
2.                 TUJUAN
a.     Memudahkan penanganan masalah sampah (pengangkutan, pendistribusian, dan pengolahan sampah)
b.     Memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam hal pentingnya penanganan sampah.
c.      Pengelola sampah tidak perlu melakukan pemilahan kembali, sehingga langsung dapat didistribusikan pada pusat pengolahan masing masing

3.       MANFAAT / KEUNTUNGAN
a.     Berkontribusi secara langsung dalam memecahkan masalah penanganan sampah. Jika dilihat dari jumlah sampah yang saya hasilkan di rumah, mungkin itu dinilai sedikit, tapi bayangkan jika setiap hari dari setiap orang. Berarti ini membantu pemisahan sampah lebih cepat sehingga tidak cepat menumpuk di TPA.
b.     Kualitas lingkungan meningkat. Lingkungan yang bersih dari sampah akan lebih higienis.
c.      Kualitas estetika meningkat. Tumpukan sampah, bau busuk dan sampah yang berserakan akan mengganggu keindahan sehingga tidak indah dipandang.
d.     Tambahan pendapatan. Tidak sedikit orang-orang sukses yang mendapatkan penghasilannya dari hasil mengolah sampah. Semakin cepat sampah dapat dimanfaatkan atau diolah maka semakin meningkat pendapatan yang diperoleh.
e.      Sebagai ladang sedekah dan membantu orang lain yang membutuhkan. Kita dapat menjual sampah yang sudah kita pisahkan, misalnya botol kaca, botol plastic, kerta koran, dll..
4.     PENANGANAN SAMPAH / LIMBAH
-          Penanganan Sampah Organik
Penanganan sampah organik ditujukan pada pembuatan kompos mandiri yang dilakukan di tiap rumah tangga dan tiap RT kampung. Prosesnya sangat mudah, murah dan bermanfaat dapat berasal dari sampah dapur (rumah tangga) ataupun sampah pekarangan (RT)
-          Penanganan sampah Non-Organik
Di tiap rumah tangga harus memisahkan sampah plastik, logam dan kaca, serta kertas kemudian membuangnya ke tong-tong sampah sesuai jenis sampah yang telah di sediakan. Sampah-sampah tersebut akan di bawa ke tempat pengumpulan sampah untuk dipilih mana yang masih dapat dijual mana yang tidak dijual. Hampir semua sampah non organik dapat dijual ke pengepul


SMPN 1 Kediri merupakan sekolah berwawasan lingkungan. SMPN 1 Kediri juga merupakan sekolah adiwiyata tingkat nasional, sudah semestinya pembuangan sampah dipilah – pilah sebagaimana mestinya. Sampah dibagi menjadi sampah  3, antara lain  sampah basah, sampah kering, dan sampah B3. Setiap warga sekolah kita diharuskan memilah sampah sebelum membuangnya.
SMPN 1 Kediri memiliki 3 jenis tempat sampah yang berbeda, semua itu ditujukan agar pembuang lebih mudah untuk menempatkan sampah sesuai dengan tempatnya. Tempat sampah yang  berwarna hijau untuk menempatkan sampah basah, sedangkan tempat sampah berwarna kuning untuk kering, dan tempat sampah merah untuk sampah B3. Sampah bisa menjadi masalah yang sangat besar jika tidak dikelola dengan baik, seperti bencana banjir karena tersumbatnya sungai / saluran air karena tertumpuk sampah. Tetapi sebaliknya jika sampah dikelola dengan baik sampah bisa menjadi sangat bermanfaat bagi kita.
Sampah Basah merupakan sampah yang berasal dari sisa makhluk hidup, contohnya daun pisang, daun kelapa, buah-buahan, dan sebagainya yang berasal dari makhluk hidup. Sampah basah di sekolah kita meliputi beberapa dedaunan kering yang jatuh dari pohonnya, daun pisang sisa bungkus makanan, dan juga sisa makanana itu sendiri. Sampah basah bisa diolah menjadi pupuk kompos dan gas metana.
Sampah kering merupakan sampah yang sangat sulit untuk terurai oleh tanah, contoh kertas, plastik, kain. Sebenarnya sampah kering sangat bernmanfaat untuk kita. Sampah kering bisa di daur ulang kembali menjadi berbagai macam barang. Di sekolah kita contoh sampah kering yang daur ulang seperti baju, tas, keranjang, bunga, payung dan masih banyak lagi. Karena selain menghemat bahan, juga dapat mengurangi sampah yang sulit terurai oleh tanah.

2 komentar:

  1. Terimakasih banyak mbak, info yang sangat bermanfaat. Boleh saya minta tolong mbak? Mohon hubungi saya lewat email caesar@aeroengineering.co.id jika tidak keberatan. Terimakasih :)

    BalasHapus